Tue. May 24th, 2022

Timnas Indonesia U-23 terus mematangkan persiapan jelang SEA Games 2021 yang digelara di Hanoi, Vietnam, pada Mei 2022. Tim asuhan Shin Tae-yong itu saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

Pemusatan latihan ini bakal digelar hingga 29 April 2022. Selama di negeri asal Shin Tae-yong itu, Timnas Indonesia U-23 juga dijadwalkan menjalani dua laga uji coba. Ada dua klub lokal Korea yang siap menjajal kekuatan Garuda Muda.

Sebelumnya, Timnas Indonesia juga sudah sempat menjalani beberapa kali sesi latihan di Jakarta. Sesi latihan bakal digelar di Stadion Madya sebelum berangkat ke Korea Selatan.

Ada beberapa cerita menarik yang mengiringi persiapan Timnas Indonesia U-23 menuju SEA Games 2021. Berikut ulasannya.1 dari 3 halaman

Marc Klok Bergabung dengan Skuad

Sejak SEA Games 2019, ada aturan baru yang cukup menarik. Setiap tim peserta boleh membawa tiga pemain senior yang usianya sudah di atas 23 tahun.

Untuk SEA Games kali ini, Timnas Indonesia U-23 memenuhi aturan baru tersebut. Satu di antara tiga pemain senior yang akan dibawa adalah Marc Klok.

Marc Klok, yang belum lama ini mendapatkan paspor Indonesia, berkesempatan menjalani debut bersama Timnas Indonesia di event internasional.

Kehadiran Marc Klok ini disambut baik oleh para pendukung Timnas Indonesia. Marc Klok dinilai punya kualitas bagus untuk menjadi jenderal di lini tengah Garuda Muda.2 dari 3 halaman

Ramai Rumakiek Dicoret

Ramai Rumakiek adalah talenta muda lain dari Papua yang mencuat belakangan ini. Namun, pemain berusia 19 tahun ini harus dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di SEA Games nanti.

Tim pelatih Timnas Indonesia U-23 sudah melayangkan surat pemanggilan secara resmi untuk pemain memperkuat Persipura Jayapura di BRI Liga 1 2021/2022 itu.

Namun, Ramai Rumakiek tidak memberikan jawaban kepada tim pelatih. Hal itu yang membuat Shin Tae-yong terpaksa mencoretnya.3 dari 3 halaman

Saddil Ramdani dan Elkan Baggott Tidak Dilepas Klub

SEA Games memang bukan ajang resmi yang masuk dalam kalender FIFA. Kondisi itu membuat beberapa klub enggan melepas pemainnya untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 di ajang itu.

Itu yang dialami Saddil Ramdani dan Elkan Baggott. Saddil tidak dilepas oleh klub Malaysia, Sabah FC. Sementara Ipswich Town enggan kehilangan Baggott di tengah musim kompetisi yang masih berjalan.

Kasus Saddil sempat membuat publik ramai. Bahkan tak sedikit netizen Indonesia yang memenuhi kolom komentar di media sosial Sabah FC. Mereka mempertanyakan keputusan tim yang identik dengan warna biru itu.

Belakangan, Saddil Ramdani memberikan penjelasan mengenai kondisinya. Netizen Indonesia akhirnya bisa memahaminya.

By admin